Bangkitnya Pop Culture Jepang dan Utaite

    Di tahun 2023 ini, sudah tak dapat dipungkiri bahwa dominasi musik pop Asia dipegang oleh Korea Selatan. Hal ini dibuktikan dengan munculnya nama - nama boyband dan girlband asal Korsel yang memenangkan beberapa penghargaan baik dalam maupun luar negeri. Seperti boyband BTS yang berhasil meraih penghargaan artist of the year pada American Music Awards 2021 silam. Namun, pencapaian ini bukan berarti Korsel adalah satu - satunya negara Asia timur yang memiliki pop culture yang populer. Sejauh ini, ada satu negara di kawasan yang bersaing sengit dengan Korea Selatan dalam bidang pop culture yaitu Jepang.
    Jepang bisa dibilang sebagai pelopor dari pop culture di kawasan Asia timur. Terutama dalam bidang entertainment. Namun, kepopulerannya meredup semenjak Korea Selatan mulai mengembangkan pop culturenya lebih jauh ke pasar internasional pada tahun 2000an silam. Sejauh ini, Jepang hanya memfokuskan pop culturenya terhadap pasar domestik. Hal ini membuat pop culture Jepang seakan akan tenggelam. Satu - satunya pop culture Jepang yang bisa dikatangan populer secara internasional adalah anime. Namun, dalam lima tahun belakangan ini, pop culture Jepang seakan - akan kembali dibangkitkan dari kubur. Sebagai contoh, pada 2018 silam lagu city pop yang berjudul Plastic Love yang dinyanyikan oleh Mariya Takeuchi kembali populer. Kemudian lagu dari Miki Matsubara dengan tema sama yang berjudul Stay With Me juga mengikuti tren 'bangkit dari kubur' ini.

    Populernya lagu - lagu Jepang yang sempat dianggap 'kuno' ini tentu memberikan lampu hijau bagi pop culture Jepang lainnya. Seperti komunitas Utaite yang juga berhasil mendapatkan pengakuan eksistensi dari komunitas internasional. Utaite adalah istilah bahasa Jepang untuk orang yang mengcover lagu yang dirilis sebelumnya dan mempostingnya di Nico Nico Douga dan YouTube di bawah kategori utattemita. Dalam kata lain, Utaite adalah serangkaian penyanyi Jepang yang menghasilkan karyanya di platform internet seperti Youtube dan jarang tampil di depan publik.

    Ada banyak sekali artis utaite yang populer bahkan secara internasional. Berikut adalah 3 artis utaite yang populer:

1. Mafumafu

    Mafumafu sebenarnya sudah populer di negara asalnya. Namun akhir - akhir ini Ia mendapatkan kenaikan jumlah penggemar di luar Jepang. Hal ini diawali dengan boomingnya lagu yang berjudul I Want to be a Girl yang dirilis pada 2019 silam di platform TikTok. Membuat popularitasnya secara internasional meningkat drastis. Mafumafu juga pernah mengisi lagu tema dari beberapa judul anime. Seperti lagu Anti Clockwise yang digunakan sebagai ending dari anime berjudul Clockwork Planet.



2. Eve

    Eve memulai karirnya sebagai penyanyi cover pada 2014 silam. Namanya kini menjadi terkenal secara internasional berkat lagunya yang berjudul Kaikai Kitan yang digunakan sebagai lagu utama dari anime berjudul Jujutsu Kaisen. Saat ini, Eve bisa dibilang sebagai salah satu utaite yang bisa bersanding dengan artis - artis kelas atas Jepang.



3. Ado

    Siapa yang tidak kenal dengan anime One Piece? Hampir semua orang pasti setidaknya pentah mendengar judul dari satu anime ini. Pada tahun 2022 yang lalu, film One Piece Movie: Red dirilis. Ado menjadi penyanyi utama yang mengisi berbagai lagu di anime tersebut. Layaknya Mafumafu, Ado sebenarnya sudah populer di Jepang. Namun, perannya sebagai pembawa lagu tema film One Piece Movie: Red membuat popularitasnya secara internasional meroket.



Komentar